|

Games

More on this category »
  Musik

More on this category »

Blogger

More on this category »
  Wira Usaha

More on this category »

Misteri

More on this category »

Olah Raga

More on this category »
Posting Terbaru

Ditemukan, Unicorn Asia Langka

Written By. Admin on 18 September 2010 | 05.18.00


Headline

Seekor binatang super langka yang dijuluki Unicorn Asia ditemukan di desa di Laos. Uniknya, Unicorn ini punya dua tanduk!

Hewan yang mirip kijang ini sebenarnya bernama Soala. Namun, penduduk lokal memanggil hewan ini sebagai Unicorn, mengabaikan tanduknya yang ada dua.

Hewan ini pertama kali ditemukan di hutan Asia Tenggara pada 1992. Namun, hanya sedikit foto yang dapat mengungkap keberadaannya. Foto hewan selama ini diperoleh dari kamera perangkap otomatis dan penduduk lokal.


Para ahli biologi di penangkaran itu bahkan belum pernah menemukannya. Demikian dikutip dari BBC. 

Soala hidup dipegunungan Laos dan Vietnam di mana penduduk propinsi Bolikhamxay Laos menangkap pejantan hewan ini pada Agustus. 

Setelah penangkapannya, Bolikhamxay Provincial Agriculture and Forestry Office langsung datang. Namun sayang, Soala tersebut sudah tidak bernyawa.

Kematian Soala ini sangat disayangkan, kata juru bicara penangkaran. Namun, setidaknya kita sudah mengetahui habitat binatang ini dan dapat mengambil tindakan untuk memperkuat konservasi daerah itu.

Pierre Comizzolia, dokter hewan Smithsonian Conservation Biology Institute, Mungkin di alam liar hanya tersisa selusin saja. Keadaan ini sangat memprihatinkan.

Berita Pilihan Anda - 18/09/2010



Bekas luka di permukaan bulan mengungkapkan tindak kekerasan yang dialaminya. Bahkan, ini menyingung sejarah Bumi.

Pernyataan ini diungkapkan oleh ahli geologi planet di Brown University James Head. Dampak besar di awal pembentukan sistem tata surya menjadi faktor dalam pembentukan kehidupan sekaligus pesatnya perkembangan periode pertama.

Bekerja dengan peta permukaan bulan beresolusi tinggi, Head dan koleganya meneliti 5.185 kawah berdiameter sekitar 20 kilometer.

Tim mengidentifikasi sebagian besar kawah yang menjadi bagian tertua di bulan. Mereka menemukan bahwa sebuah objek berukuran lebih besar telah menghancurkan sebagian wilayah satelit Bumi ini.

Transisi tampaknya terjadi sekitar 3,8 juta tahun lalu. Hal ini menegaskan bahwa ada perbedaan populasi saat ini dengan masa lalu, ujar Head. Bahkan, fenomena tabrakan tersebut bisa mempengaruhi kehidupan planet secara tidak langsung.

Ahli geologi planet di Goddard Soace Flight Center, NASA, di Maryland Noah Petro menyebutkan bahwa kejadian ini bisa jadi dialami pula oleh bumi.

Saya pikir bulan merupakan bagian dari Bumi. Saat mempelajari bulan maka Anda juga mempelajari sejarah Bumi.


Peta yang berasal dari data yang dikumpulkan oleh Lunar Reconnaissance Orbiter, NASA, ini mengidentifikasi sisi selatan bulan dan utara di daerah yang tertua.

Peneliti juga menegaskan bahwa Aitken Basin, terletak di antara kutub sealtan bulan dan selatan ekuator bulan, yang memiliki diameter 2500 kilometer ini merupakan struktur yang terkena dampak paling tua di bulan. 

Analis terbaru ini diungkapkan di jurnal Science menyangkut hasil dari misi Lunar Reconnaissance Orbiter. Pesawat ini telah mengitari permukaan bulan selama setahun terakhir.

Pengertian Ejakulasi Pada Perempuan


Kali ini aku menemukan artikel yang membahas Pengertian Ejakulasi Pada Wanita/Cewek/Perempuan


Dalam Bahasa Inggris :

Female ejaculation (colloquially known as squirting or gushing[1]) refers to the expulsion of noticeable amounts of clear fluid by human females from the paraurethral ducts through and around the urethra during or before orgasm

In questionnaire surveys, 35-50% of women report that they have at some time experienced the expulsion of fluid during orgasm.[3][4][5] Other studies find anywhere from 10-69%, depending on the definitions and methods used.[6][7] For instance Kratochvíl (1994) surveyed 200 women and found that 6% reported ejaculating, an additional 13% had some experience and about 60% reported release of fluid without actual ejaculation.[8] Reports on the volume of fluid expelled vary considerably[9] from amounts that would be imperceptible to a woman, to mean values of 1-5 mL,[10] although much higher volumes have been reported.

In the 16th century, the English physician Laevinius Lemnius, refers to how a woman "draws forth the man's seed and casts her own with it".[24] In the 17th century, Francois Mauriceau described glands at the urethral meatus that "pour out great quantities of saline liquor during coition, which increases the heat and enjoyment of women".[25] This century saw an increasing understanding of female sexual anatomy and function,[26] in particular the work of the Bartholin family in Denmark.

The topic did not receive serious attention again until a review by Josephine Lowndes Sevely and JW Bennett appeared in 1978.[38] This latter paper, which traces the history of the controversies to that point, and a series of three papers in 1981 by Beverly Whipple and colleagues in the Journal of Sex Research,[39][40][41] became the focal point of the current debate. Whipple became aware of the phenomenon when studying urinary incontinence, with which it is often confused.[4

PAP and PSA have been identified in the para-urethral tissues, using biochemical and immunohistochemical methods, confirming that the ejaculate likely arises from the ducts in these tissues, in a manner homologous to that in the male.[76][77][78][79][80] Another marker common to the prostate tissue in both male and female is Human Protein 1[81

Contemporary women's health literature summarises what is considered factual as being that the amount of fluid varies greatly and may be unnoticeable, occurs with or without vaginal stimulation, and may accompany orgasm or merely intense sexual pleasure, and orgasm may occur without ejaculation. Whether it can be learned or not, women report that they can induce it by enhancing their sexual response. [2] Regardless, countless workshops now exist to teach women that learning how to ejaculate is an important form of feminine sexual expression. Sundahl describes it as a birthright and essential part of female creativity. [17]

It is claimed that "most women, the overwhelming proportion of women" are capable of ejaculation with training and practice.[89][90] Many Tantric gurus such as Mantak Chia, among others, educated followers about the existence and the techniques to achieve female ejaculation as far back as the sixties and seventies. By the seventies and eighties, notable American and British Tantric teachers were further popularising it. With the turn of the century it was depicted in pornography. Regardless of proven scientific fact, ejaculation is now firmly embedded in the popular culture, with workshops and videos, as an empowering phenomenon. A recent example is the film Divine Nectar [91] by Tallulah Sulis.[92] These depict ejaculation as a spiritual experience.


Bahasa Indonesia :

Wanita ejakulasi (bahasa sehari-hari dikenal sebagai menyemprotkan atau memancar [1]) merujuk pada pengusiran jumlah cairan yang jelas terlihat oleh perempuan manusia dari saluran paraurethral melalui dan sekitar urethra selama atau sebelum orgasme

Dalam survei kuesioner, 35-50% dari perempuan melaporkan bahwa mereka telah pada beberapa waktu mengalami pengusiran cairan selama orgasme. [3] [4] [5] Penelitian lain menemukan tempat 10-69%, tergantung pada definisi dan metode digunakan. [6] [7] Sebagai contoh Kratochvíl (1994) mensurvei 200 wanita dan menemukan bahwa 6% dilaporkan ejakulasi, 13% tambahan memiliki pengalaman beberapa orang dan sekitar 60% melaporkan pelepasan cairan tanpa ejakulasi yang sebenarnya [8] Laporan hasil. volume cairan dikeluarkan bervariasi [9] dari jumlah yang akan tidak terlihat untuk seorang wanita, yang berarti nilai 1-5 mL, [10] meskipun volume yang jauh lebih tinggi telah dilaporkan.

Pada abad ke 16, dokter Inggris Laevinius Lemnius, mengacu pada bagaimana seorang wanita "menarik sebagainya benih manusia dan gips sendiri dengan itu" [24] Pada abad ke 17,. Francois Mauriceau dijelaskan kelenjar di meatus uretra yang "mencurahkan jumlah besar minuman keras garam selama persetubuhan, yang meningkatkan panas dan kenikmatan perempuan "[25] abad ini. melihat meningkatnya pemahaman anatomi dan fungsi seksual perempuan, [26] khususnya karya keluarga Bartholin di Denmark.

Topik tidak mendapat perhatian serius lagi sampai review oleh Josephine Lowndes Sevely dan JW Bennett muncul pada tahun 1978. [38] Ini kertas yang terakhir, yang menelusuri sejarah kontroversi saat itu, dan serangkaian tiga makalah pada tahun 1981 oleh Beverly Whipple dan rekan dalam Journal of Sex Research, [39] [40] [41] menjadi titik fokus perdebatan saat ini. Whipple menyadari fenomena ketika mempelajari inkontinensia, dengan yang sering bingung. [4

PAP dan PSA telah diidentifikasi dalam jaringan para-uretra, menggunakan metode biokimia dan imunohistokimia, mengkonfirmasikan bahwa ejakulasi mungkin timbul dari saluran dalam jaringan, dengan cara yang homolog dengan yang pada pria. [76] [77] [78 ] [79] [80] Satu lagi penanda umum untuk jaringan prostat baik laki-laki dan perempuan adalah Protein Manusia 1 [81

literatur kesehatan Kontemporer perempuan merangkum apa yang dianggap faktual sebagai bahwa jumlah cairan sangat bervariasi dan mungkin tidak terlalu mencolok, terjadi dengan atau tanpa stimulasi vagina, dan mungkin menyertai orgasme atau kenikmatan seksual hanya intens, dan orgasme dapat terjadi tanpa ejakulasi. Apakah itu bisa dipelajari atau tidak, melaporkan perempuan bahwa mereka dapat menginduksi dengan meningkatkan respons seksual mereka. [2] Terlepas, workshop yang tak terhitung jumlahnya sekarang ada untuk mengajar perempuan yang belajar bagaimana ejakulasi adalah bentuk penting dari ekspresi seksual feminin. Sundahl menjelaskan sebagai hak lahir dan bagian penting dari kreativitas perempuan. [17]

Dikatakan bahwa "kebanyakan perempuan, proporsi luar biasa perempuan" mampu ejakulasi dengan pelatihan dan praktek [89] [90] Banyak guru Tantra seperti Mantak Chia, antara lain, pengikut dididik tentang keberadaan dan teknik. Mencapai perempuan ejakulasi sejauh tahun enampuluhan dan tujuhpuluhan. Dengan tujuh puluhan dan delapan puluhan, Amerika terkemuka dan Tantra Inggris guru lebih lanjut mempopulerkan itu. Dengan pergantian abad itu digambarkan dalam pornografi. Terlepas dari fakta ilmiah terbukti, ejakulasi sekarang kuat tertanam di budaya populer, dengan lokakarya dan video, sebagai fenomena memberdayakan. Contoh terbaru adalah film Ilahi Nectar [91] oleh Tallulah Sulis [92] ini. Menggambarkan ejakulasi sebagai pengalaman spiritual.

Teknologi Adalah Sumber Kepunahan Manusia

Written By. Admin on 17 September 2010 | 05.18.00


Headline

Ilmuwan mengklaim teknologi adalah ancaman terbesar umat manusia. Pesatnya pertumbuhan teknologi akan menyebabkan manusia mengalami degradasi otak.

Pernyataan ini diungkapkan oleh ilmuwan Oxford University Susan Greenfield. Ia meminta pemerintah dan perusahaan swasta untuk bergabung dalam penelitian efek teknologi komputer, internet dan jejaring sosial, Facebook dan Twitter misalnya, terhadap kinerja otak.

Greenfield menggunakan kata perubahan pikiran untuk menggambarkan situasi yang berkembang pada kinerja otak akibat pemanfaatan komputer dalam waktu lama. Banyak ilmuwan yang terlalu cepat menyimpulkan masalah ini.

Kita haurs mencari tahu masalah sebenarnya daripada hanya menduga secara dangkal, kata Greenfield. 

Ilmuwan perempuan ini mengatakan bahwa manusia perlu khawatir karena perubahan tersebut belum pernah terjadi sebelumnya dalam evolusi kehidupan. Oleh karena itu, perlu dipahami dampak baik dan buruk teknologi secara menyelurh.

Pada dasarnya, menurut Greenfield, segala sesuatu yang dilakukan manusia menyebabkan perubahan dalam kinerja otak. Namun, dampak dan konsekuensi teknologi harus diketahui dalam jangka panjang. 

Bagi saya, ini sama pentingnya dengan perubahan suhu di bumi, kata Greenfield. Meskipun tidak emngancam keberadaan planet, teknologi mempengarui keberadaan manusia sekaligus kualitas hidup masa depan.

Di sisi lain, ahli syaraf kognitif di Tufts University, Massachusetts, Maryanne Wolf mengatakan bahwa sirkuit otak telah diasah dengan membaca buku dan berpikir. Konten ini dikhawatirkan hilang apabila kita sudah banyak menghabiskan waktu dengan komputer.

Kita butuh waktu untuk berpikir secara mendalam atas informasi yang kita terima. Saya khawatir sirkuit otak yang memberi kemampuan konsentrasi membaca akan hilang pada orang dewasa dan tidak muncul di remaja, kata Wolf.

Ditemukan, Mayat Gadis Yang Terbunuh 1.800 Tahun Silam


Headline

Gadis kecil berusia kurang dari sembilan tahun dengan tangan terikat dan luka hingga kepala karena kekerasan ini akhirnya ditemukan setelah 1.800 tahun.

Misteri pembunuhan terkejam ini kemungkinan merupakan kasus dingin yang belum terpecahkan hingga saat ini. Misteri itu membuat polisi kebingungan dan para arkeolog karena peristiwa ini terjadi 1.800 tahun silam.

Kerangka gadis kecil ini ditemukan di benteng Romawi, Vindolanda, dekat Bordan Mill, Northumberland. Pemeriksaan secara menyeluruh akan dilakukan beberapa hari lagi dan hasilnya akan diketahui beberapa bulan kemudian.

Kremasi pada masa itu dilarang, para arkeolog percaya bahwa gadis itu dibunuh kemudian dikubur secara terburu-buru agar tidak menimbulkan kecurigaan. Masih belum jelas apakah luka di kepala gadis itu yang menjadi penyebab tewasnya anak malang itu.

Dr Trudi Buck, antropolog ragawi dari Durham University memastikan kerangka itu merupakan kerangka bocah yang kemungkinan besar ialah seorang gadis. Kemungkinan gadis itu terikat melihat posisi saat ditemukan.

Direktur penggalian Vindolanda, Dr Andrew Birley mengatakan, skenario yang mungkin terjadi adalah gadis kecil ini dianggap sebagai harta di mana dua orang prajurit berkelahi memperebutkannya dan berakhir melukai gadis kecil tak berdosa itu.

Hal semacam ini sering terjadi waktu itu, kakek Birley pernah menemukan kerangka serupa dengan belati menusuk rusuk mayat itu. 

  KesehatanMore »  

  Serba SerbiMore »  

  Komputer More »  

Sains

More on this category »

  Fashion More »  

 
© Copyright Indo Poster 2012 | Published by Borneo Templates | Support Creating Website | Powered by Blogger.com.