|

Games

More on this category »
  Musik

More on this category »

Blogger

More on this category »
  Wira Usaha

More on this category »

Misteri

More on this category »

Olah Raga

More on this category »
Posting Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bumi. Tampilkan semua postingan

Sejarah Danau Toba

Written By. Admin on 24 November 2012 | 20.23.00



Danau Toba dengan Pulau Samosir di bagian tengahnya.Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. 

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara, diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. 


Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³  batuan ignimbrit dan 2.000 km³  abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi dari Cina sampai ke Afrika Selatan.




Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan.Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. 


Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya. Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba.Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.



Ilmuwan Australia Gagal Temukan Pulau "Hantu" Pasifik Misterius



Sebuah pulau Pasifik Selatan yang diidentifikasi oleh Google Earth dan peta dunia dinyatakan tidak ada, menurut para ilmuwan Australia yang melakukan pencarian daratan misteri tersebut selama ekspedisi geologi.

Pulau hantu yang cukup besar dan berada di Laut Coral tersebut ditampilkan sebagai Pulau Sandy di Google Earth dan peta Google, seharusnya berada di tengah Australia dan New Caledonia yang diperintah Prancis.

Times Atlas of the World mengidentifikasinya sebagai Pulau Sable dan menurut Dr Maria Saton peta cuaca yang digunakan oleh Southern Surveyor, sebuah kapal penelitian maritim Australia, juga mengatakan bahwa pulau tersebut ada.

Namun ketika Southern Surveyor, yang ditugaskan mengidentifikasi fragmen kerak benua Australia terendam di Laut Coral, mencari pulau itu, mereka tidak menemukan pulaunya dimanapun.

“Kami ingin memeriksanya karena grafik navigasi kapal menunjukkan kedalaman air 1.400 meter di daerah itu, sangat dalam,” kata Seton, dari University of Sydney, kepada AFP setelah 25 hari perjalanan.

“Pulaunya ada di Google Earth dan peta-peta lainnya jadi kami ingin memeriksa dan rupanya di sana tidak ada pulau. Kami benar-benar bingung. Ini sangat aneh.”

“Bagaimana pulau itu berada di peta? Kami tidak tahu, namun kami berencana untuk menindak lanjuti dan mencari tahu.”

"Kami sudah periksa di Google Earth dan peta, tapi kami sangat kebingungan karena tidak menemukan apa pun," tambahnya. Diskusi di situs www.abovetopsecret.com menyebutkan bahwa Pemerintah Prancis sudah menghapusnya dari peta sejak 1979. Namun, Seton mengatakan, pulau ini terus muncul di peta sejak tahun 2000.

Saton masih tidak tahu bagaimana pulau tersebut ada di setiap peta, tetapi akan terus mengkaji hal ini. Sementara itu, Juru Bicara Google, Nabil Naghdy mengatakan kepada kantor berita AFP, "Kami bekerja dengan otoritas publik dan sumber daya komersil untuk mengembangkan peta." Menurutnya, hal yang menarik dari peta dan geografi adalah perubahan yang terus terjadi.


Sumber: yahoo.com

Tempat Paling Kering di Dunia

Written By. Admin on 23 November 2012 | 19.44.00

Memiliki curah hujan yang sedikit membuat suatu daerah menjadi kering daerah yang memiliki curah hujan sedikit biasanya berada di daerah gurun pasir. Nah berikut ini adalah Tempat paling kering di Dunia, mau tahu daerah apa aja itu.. simak berikut ini.


1. Aoulef, Aljazair

Aoulef, Aljazair

Rata-rata curah hujan: 12,19 mm (0,48 inci) per tahun

Ini kota kecil di pusat Aljazair adalah tempat terkering di negara yang kering tersebut. Seakan itu tidak cukup, Aoulef juga terkenal dengan suhu udaranya yang amat panas.


2. Pelican Point, Namibia

Pelican Point, Namibia

Rata-rata curah hujan: 8,13 mm (0,32 in) per tahun

Pelican Point adalah dermaga kecil di negara Afrika yang di penuhi gundukan pasir yakni Namibia. Meskipun kering dan curah hujannya hanya 8,13 mm pertahun, Pelican Point masih merupakan tempat tujuan yang populer bagi para peselancar, menunjukkan sekali lagi bahwa peselancar mampu bertahan terhadap apapun untuk gelombang yang sempurna.


3. Iquique, Chili

Iquique, Chili

Rata-rata curah hujan: 5,08 mm (0,2 inci) per tahun

Ini kota pelabuhan terletak di bagian atas Chili, dan sebenarnya terletak di sebelah barat Gurun Atacama terkenal. Gurun sekitarnya ditambang untuk pupuk nitrat alami. Dan jika hujan turun, hal itu hanya terjadi pada bulan Januari dan Februari.


4. Wadi Halfa, Sudan

Wadi Halfa, Sudan

Rata-rata curah hujan: 2,45 mm (0,096 inci) per tahun

Pusat dari gurun Sahara, Wadi Halfa adalah sebuah kota padang pasir yang sempurna. dan juga terkenal sebagai salah satu dari 9 tempat terpanas di Bumi.


5. Ica, Peru

Ica, Peru

Rata-rata curah hujan: 2,29 mm (0,09 inci) per tahun

Ica terletak di sisi selatan Lima, Peru dan berbatasan dengan Gurun Atacama dan terkenal dengan iklim keringnya. Pada tahun 2007, ilmuwan menemukan bukti fosil dari spesies penguin setinggi 4 kaki(1,2 meter) yang dulunya mendiami areal tersebut.


6. Luxor, Mesir

Luxor, Mesir

Rata-rata curah hujan: 0,862 mm (0,034 inci) per tahun

Luxor adalah rumah bagi barang antik di dunia, dan juga merupakan tempat yang tidak mendapatkan banyak kelembaban. Dalam musim dingin di kota ini, angin panas yang dikenal dengan khamsin, kadang-kadang bertiup dari Gurun Barat didekatnya dan membawa badai pasir. Badai bisa berlangsung selama dua hari dengan kecepatan 93mil/jam (150 km/jam), dengan peningkatan suhu sekitar 20 derajat. Setiap tetes hujan yang mulai jatuh segera menguap dalam udara panas.




7. Aswan, Mesir


Aswan, Mesir

Rata-rata curah hujan: 0.861mm (0,0338 inci) per tahun

Aswan adalah nama yang mungkin dikenal terbaik karena bendungannya, namun kota ini sangat kekurangan kelembaban. Sementara beberapa bagian lain dari Mesir mendapatkan angin dari laut, Aswan tetap panas dan dehidrasi sepanjang tahun.


8. Al-Kufrah, Libya

Al-Kufrah, Libya

Rata-rata curah hujan: 0,860 mm (0,0338 inci) per tahun

Tempat paling kering di Afrika, Al-Kufrah memiliki beberapa oasis terdekat di mana mata air bawah tanah alami memberi kehidupan bagi populasi manusia dan hewan. Gurun ini adalah dataran rendah dan ditutupi oleh bukit-bukit pasir setinggi 980 kaki (300 m).


9. Arica, Chili

Arica, Chili

Rata-rata curah hujan: 0,761 mm (0,03 inci) per tahun

Arica adalah kota terkering di dunia, namun belum cukup untuk menjadikan kota tersebut sebagai tempat terkering di planet ini, meskipun faktanya Arica hanya mendapatkan curah hujan 0,761 mm pertahunnya. Arica memang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi, namun udara basah tidak sampai ke tanah. Ini disebabkan Gurun Atacama disekitarnya yang hanya membawa udara kering ke padang gurun, bahkan beberapa tempat di padang pasir tersebut belum pernah mendapatkan air hujan lebih dari 500 tahun!


10. Dry Valleys, Antartika

Dry Valleys, Antartika

Rata-rata curah hujan: 0

Meskipun Antartika merupakan tempat yang tertutup salju, Dry Valleys sebenarnya merupakan tempat terkering di dunia. Lembahnya memiliki kelembaban sangat rendah dan hampir tidak ditemukan adanya lapisan es atau salju, membuatnya sebagai daerah bebas es terbesar di benua itu. Kecepatan angin di daerah ini bisa mencapai 200 mil/jam (322 km/jam), yang membuat udaranya semakin panas saat turun, yang mengakibatkan semua air, es dan salju menguap. Lembah ini dianggap sebagai tempat di Bumi yang paling dekat menggambarkan lingkungan di planet Mars, dan ilmuwan sedang mempelajari ekosistem di tempat tersebut guna lebih memahami permukaan Planet Merah.




Sumber: Paling Seru

Kepunahan Terbesar yang Pernah Terjadi

Umur bumi memang sudah sangat tua. berbagai siklus kehidupan sudal dilaluinya. tentunya dengan berdasar pada arkeologi dan sejarah yang tersisa. berikut ini 10 Kepunahan Terbesar yang pernah terjadi di bumi. Hidup adalah perjuangan untuk bertahan hidup. Hewan hidup di bawah tekanan konstan untuk mendapatkan cukup makanan untuk dimakan dengan beradaptasi sebaik mungkin pada lingkungan tempat mereka hidup.

Mahluk - mahluk yang tidak beradaptasi dengan baik akan rentan dalam masa-masa kesulitan, kelaparan dan akan mengalami kegagalan regenerasi lalau akhirnya punah. Sepanjang sejarah bumi, kehidupan secara terus-menerus telah mengambil bentuk-bentuk baru peristiwa yang akan terus menguji para mahluk yang menjadi survival Ketika perubahan iklim atau lingkungan secara drastis, banyak hewan yang kurang bisa menyesuaikan dengan situasi baru akan punah.

Kepunahan massal ketika sebagian besar kehidupan bumi telah lenyap sepenuhnya, tidak meninggalkan fosil lebih lanjut atau keturunan. Peristiwa ini telah terjadi sejak hampir penampilan pertama dari awal kehidupan itu sendiri. Semua hewan hidup hari ini hanyalah keturunan makhluk yang telah cukup beruntung telah memenuhi persyaratan adaptasi setiap kali dunia mereka berubah.

Dan inilah sepuluh dari kepunahan terbesar dalam sejarah Bumi.

10. Kepunahan di Jaman Akhir Ediacaran

Kepunahan di Jaman Akhir Ediacaran

Selama periode Ediacaran, kehidupan kompleks mulai mengambil bentuk untuk pertama kalinya di Bumi.bBakteri micro berkembang menjadi Eukariota yang lebih kompleks dan khusus, beberapa yang dikelompokkan bersama-sama untuk meningkatkan kesempatan mereka untuk menemukan makanan dan menghindari dimangsa.

Sebagian besar makhluk aneh tidak meninggalkan catatan karena mereka tidak memiliki kerangka, mereka yang berbentuk lembek cenderung membusuk ketika mati dan tidak menjadi fosil. Hanya dalam keadaan khusus, mahluk - mahluk ini bisa menjadi fosil. seperti saat mati dan tergeletak di lumpur yang tiba-tiba mengeras sehingga meninggalkan jejak

Beberapa Fosil beberapa memberitahu kita dari tentang laut yang penuh dengan makhluk aneh dan asing yang menyerupai cacing modern, spons, dan jeli. Namun, makhluk ini sangat bergantung pada oksigen, seperti juga kita.Tingkat oksigen mulai turun di bumi dan di seluruh dunia terjadi kepunahan massal 542 juta tahun yang lalu. Lebih dari 50% dari semua spesies mati.sejumlah besar makhluk mati yang membusuk menjadi bahan bakar fosil (minyak) saat ini.

Penyebab tepat dari kadar oksigen menurun tidak diketahui, namun, kepunahan massal ini membuat ruang untuk ledakan Kambrium, makhluk yang lebih rumit di luar dari hanya bentuk cacing belaka.

9. Kepunahan di Jaman Kambrium-Ordovisium 

Kepunahan di Jaman Kambrium-Ordovisium

Selama periode Kambrium, kehidupan berkembang. Kehidupan Edicaran tetap tidak berubah selama jutaan tahun, tetapi dalam Cambrian tiba-tiba diversifikasi dan berkembang menjadi bentuk-bentuk baru tanpa akhir. Krustasea eksotis dan trilobita menjadi hidup dominan dalam jumlah besar dan beragam.Kerang dan arthropoda air raksasa, mirip dengan serangga, mengisi lautan.

Makhluk-makhluk ini memiliki eksoskeleton kaku yang meninggalkan karunia fosil bagi kita untuk dipelajari. Hidup berkembang sampai lebih dari 40% dari semua spesies tiba-tiba punah 488 juta tahun yang lalu. Mereka yang tetap bertahan dalam kondisi karena beberapa perubahan yang keras yang terjadi. Secara pasti ilmuwan belum mengetahui perubahan apa ini. Satu teori menyatakan bahwa glaciation terjadi,yaitu bagian paling dingin dari zaman es.

Kami telah menikmati periode interglasial, bagian terpanas dari zaman es, untuk sebelas ribu tahun terakhir. Perubahan temperatur yang ekstrim dapat dengan mudah menyebabkan kepunahan sejumlah besar kehidupan. Peristiwa kepunahan ini menandai perbatasan antara jaman Kambrium dan periode Ordovisium.

8. Kepunahan di Masa Ordovician-Silurian 

Kepunahan di Masa Ordovician-Silurian

Hidup mulai berkembang sekali lagi selama periode Ordovisium. Nautiloids (gurita primitif), trilobita, koral, bintang laut, belut, dan ikan berahang mengisi lautan. Tanaman berjuang untuk bertahan di darat. Hidup secara bertahap menjadi lebih kompleks. 443 juta tahun yang lalu, lebih dari 60% dari kehidupan mati dalam apa yang dianggap kepunahan terbesar kedua dalam catatan sejarah bumi. Hal itu disebabkan oleh zaman es yang cepat disebabkan oleh menurunnya kadar karbon dioksida.

Sebagian besar air yang menjadi rumah bagi kelimpahan hidup menjadi habis dalam icecaps dan gletser yang pada gilirannya menyebabkan kadar oksigen lebih rendah juga. Diperkirakan bahwa ledakan sinar gamma dari ruang angkasa telah menghancurkan lapisan ozon dan tanpa filter matahari radiasi ultra-violet kemudian menghancurkan sebagian besar kehidupan tanaman, yang menyebabkan penurunan awal dalam karbon dioksida. Meskipun beberapa mahluk bertahan dan melanjutkan hidup, dengan jumlah spesies itu akan butuh lebih dari 300 juta tahun untuk pulih dari peristiwa ini.

7. Peristiwa Lau 

Peristiwa Lau

Setelah kepunahan Ordovisium, periode Silur dimulai. Hidup pulih dari kepunahan massal terakhir dan periode ini ditandai oleh perkembangan hiu dan ikan bertulang sejati, yang sebagian besar muncul sempurna dan modern. Lumut dan tanaman kecil akhirnya mulai tumbuh bebas di darat sepanjang garis pantai, dan beberapa arthropoda berkembang menjadi laba-laba dan kaki seribu yang disesuaikan dengan udara kering dan tinggal berdampingan dengan tanaman darat.

jumlah Kalajengking laut raksasa berlimpah, dan trilobita tetap mendominasi. 420 juta tahun yang lalu, terjadi perubahan iklim mendadak yang menyebabkan kepunahan 30% dari semua spesies. Gas-gas atmosfer berubah dalam proporsi yang membuat banyak makhluk tidak dapat menyesuaikan dan bahkan keracunan

Penyebab perubahan ini tidak diketahui. Hidup berjuang sampai periode Silur berakhir dan periode Denovian dimulai, ketika evolusi menghasilkan model yang berbeda dari kehidupan yang berkembang.

6. Kepunahan di Masa Akhir Devonian 

Kepunahan di Masa Akhir Devonian

Periode Devonian adalah tempat ikan tertentu berevolusi dengan sirip kokoh . Di laut, terumbu karang yang luas dipenuhi dengan ikan dan hiu, beberapa di antaranya makan trilobita. Trilobita kehilangan pijakan mereka sebagai makhluk laut dominan untuk pertama kalinya sejak mereka muncul lebih dari 100 juta tahun sebelumnya.

Bahkan, hiu begitu sukses beradaptasi bahwa mereka tidak perlu berubah banyak untuk bertahan hidup. dan beberapa hiu modern terlihat hampir sama persis dengan Hiu Purba.
Tanaman darat berevolusi benih dan beragam. Tanaman darat lebih kompleks dikembangkan dan tanah muncul untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Hutan Aneh mempunyai jamur yang tumbuh se-tinggi 8 m, yang sayangnya kini punah. 374 juta tahun yang lalu, 75% dari semua kehidupan menakjubkan ini mati. Hal ini disebabkan perubahan gas atmosfer, mungkin karena aktivitas gunung berapi yang besar atau dampak meteorit.

5. Hutan Hujan Carboniferous Lenyap 

Hutan Hujan Carboniferous Lenyap

Setelah periode Devonian datang periode Karbon. beberapa hewan darat mengembangkan telur terestrial, yang memungkinkan mereka untuk hidup hampir di mana saja di darat bukannya terbatas pada pantai di mana mereka bisa bertelur. Serangga bersayap muncul dan makmur.Hiu menikmati zaman keemasan dan sedikit trilobita yang selamat dari kepunahan menjadi semakin langka. Pohon raksasa muncul dan hutan hujan yang luas menutupi sebagian besar tanah, meningkatkan kandungan oksigen udara hingga 35%.

Sebagai perbandingan, hari ini 21% dari udara adalah oksigen. Conifers dari periode Karbon tetap hampir tidak berubah hari ini. 305 juta tahun yang lalu, zaman es singkat mendadak yang disebabkan tingkat karbon dioksida untuk menjadi yang terendah dalam sejarah Bumi. Hutan besar mati dan dengan mereka, banyak hewan darat juga mati. Hampir 10% dari semua spesies di Bumi menghilang saat itu.Pohon-pohon membusuk, kental, dan sekarang menjadi sumber utama bahan bakar karbon untuk kita, yang juga menjadi nama dari periode ini.


4. Kepunahan Masa Permian-Triassic


Kepunahan Masa Permian-Triassic

Setelah hutan hujan kolaps, hewan yang paling sukses hidup di darat adalah mereka yang meletakkan telur.
Spesies2 ini dengan cepat mendominasi spesies lain sebelum memiliki kesempatan untuk pulih dan mereka beragam, memproduksi berbagai macam reptil dan synapsids dominan, yaitu reptil yang mirip mamalia dan juga nenek moyang dari mamalia.

252 juta tahun yang lalu, bencana terjadi Bumi yang belum pernah terlihat sebelumnya dan tidak pernah terlihat lagi.Hal ini disebabkan oleh dampak meteorit atau kegiatan vulkanik yang mengubah komposisi udara secara radikal.Antara 90% sampai 99% dari semua kehidupan punah. Ini adalah kepunahan massal terbesar dalam sejarah, dan dikenal sebagai " The Great Dying".

Untuk referensi, mari kita lihat kepunahan pada hewan yang disebabkan oleh manusia. Selama masa kita, perkiraan tinggi menunjukkan bahwa kita telah menyebabkan hampir 1000 spesies binatang punah. dan Ada sekitar 8 juta spesies hidup hari ini, yang berarti bahwa bahkan menurut perkiraan paling pesimis, kita telah melenyapkan 0,01% dari semua kehidupan binatang.Meskipun ini tidak patut dibanggakan, namun jumlah ini sangat kecil jika dibandingkan dengan sifat kepunahan masal pada awal-awal kehidupan bumi

3. Kepunahan Masa Triassic-Jurassic 

Kepunahan Masa Triassic-Jurassic

Setelah kehancuran yang disebabkan pada akhir periode Permian, reptil menjadi dominan lagi dan dinosaurus muncul. Dinosaurus tidak dominan di atas reptil lainnya, dan pada masa ini dinosaurus tidak lebih besar dari kuda.Dan Bangsa Dino yang menjadi terkenal karena ukuran dan bentuknya yang menyeramkan sampai hari ini adalah keturunan mereka Semua dinosaurus yang lebih besar, tyrannosaurus, stegosaurus, triceratops, dan berleher panjang raksasa sauropoda, datang di jaman Jurassic atau periode Kapur.

205 juta tahun yang lalu, 65% dari Triassic mati, termasuk semua hewan darat yang berukuran besar.Banyak dinosaurus selamat karena ukurannya yang kecil. Kebanyakan kepunahan massal terakhir satu juta tahun atau lebih, tapi yang satu ini hanya membutuhkan waktu sepuluh ribu tahun.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh letusan gunung berapi besar yang memuntahkan sejumlah besar karbon dioksida atau sulfur dioksida, yang mengakibatkan perubahan iklim mendadak.

2. Akhir Kepunahan Masa Jurassic 

Akhir Kepunahan Masa Jurassic

Selama periode Jurassic, reptil laut raksasa seperti Plesiosaurus mendominasi lautan. Pterosaurus menguasai langit dan dinosaurus menguasai daratan.Stegosaurus, Diplodocus yang panjang, dan pemburu hebat allosaurus umum ditemukan. Tumbuhan runjung, sikas, ginkgoes, dan pakis tumbuh dalam hutan yang rimbun.

Dinosaurus kecil mulai mempunyai bulu dan burung mulai muncul. 200 juta tahun lalu, 20% dari kehidupan ini tiba-tiba menghilang dari catatan fosil, sebagian besar spesies laut. Kerang dan karang telah tersebar, namun mereka hampir sepenuhnya lenyap. Beberapa yang selamat berhasil mengisi kembali laut secara bertahap selama jutaan tahun berikutnya. Kepunahan ini tidak sangat mempengaruhi hewan darat, dan hanya beberapa spesies dinosaurus punah.

Penyebab kepunahan eksklusif di laut ini saat ini masih menjadi bahan perdebatan, tapi satu kemungkinan adalah bahwa lempeng tektonik samudra sedikit lebih tenggelam sehingga membuat lautan yang lebih dalam.
Mahluk di laut yang sebelumnya beradaptasi dengan kedalaman yang dangkal banyak yang binasa karena laut semakin dalam dan terus menjauh dari permukaan.

1. Kepunahan di Zaman Kapur Tersier 

Kepunahan di Zaman Kapur Tersier

Ini adalah peristiwa kepunahan yang paling terkenal. Setelah Jurassic berakhir, dinosaurus terus berkembang biak dan berevolusi selama periode kapur berikutnya. Mereka mengkhususkan diri ke dalam bentuk-bentuk yang banyak kita kenal hari ini

Lebih penting lagi, itu hanya selama periode kapur bahwa hidup akhirnya pulih dari kepunahan jaman awal Ordovisium-Silur .Jumlah spesies pada akhirnya berkembang melebihi jumlah dari periode Ordovisium, 300 juta tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya. Synapsids akhirnya berevolusi menjadi kecil, hewan pengerat seperti makhluk, yang merupakan mamalia pertama muncul.

65 juta tahun yang lalu, sebuah meteorit besar berdampak bumi jatuh di Chicxulub ( Sekarang disebut Meksiko ), mengganggu atmosfer dan menyebabkan pemanasan global yang parah, pada gilirannya membunuh 75% dari semua spesies.

Meteorit ini berisi iridium dalam jumlah besar, yang biasanya sangat langka di Bumi, dan di permukaan batu dunia yang berusia 65 juta tahun menunjukkan sisa lapisan tipis iridium dari dampak peristiw ini.
Sekelompok spesies reptil kecil dan mamalia termasuk di antara yang selamat dari kepunahan ini. dan Mamalia mulai menggantikan peran Dinosaurus sebagai hewan yang dominan di permukaan darat.



Sumber: Terselubung

Sebuah Objek Tertangkap Sedang Mengisi Bahan Bakar dari Matahari

Written By. Admin on 18 November 2012 | 12.32.00

Ilmuwan berspekulasi jika matahari kita bisa saja berfungsi sebagai stasiun bahan bakar. Spekulasi ini muncul setelah teleskop NASA berhasil mengabadikan kejadian langka dimana sebuah obyek ruang angkasa mengisi bahan bakar dari matahari.



Teleskop NASA menangkap gambar sebuah objek gelap berukuran planet sedang melintasi matahari dan sebuah benda seperti selang terlihat memanjang dari objek tersebut ke arah matahari.



Objek ini kemudian tenggelam dalam cahaya matahari kemudian menghilang ke ruang angkasa yang gelap. Video yang direkam oleh Solar Dynamics Observatory milik NASA ini menunjukkan bahwa objek gelap itu adalah sebuah bintang mati, bintang yang tak lagi memancarkan cahaya karena kehabisan bahan bakar.



Saat melewati matahari, bintang mati ini terlihat gelap karena suhunya lebih dingin daripada semburan korona matahari. Gravitasi bintang mati ini membuat sebagaian massa matahari ditarik, sehingga terlihat seperti sebuah selang memanjang.



Kejadian langka yang berhasil terekam kamera ini membuat munculnya teori baru bahwa bintang yang telah mati bisa saja hidup kembali setelah mengisi cukup banyak bahan bakar yang diambil dari bintang lain.



Berikut ini videonya :







Sumber: palakat.com

Misteri dan Fakta Aneh yang Menyertai Pembentukan Bulan




1. Usia Bulan



Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bumi dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. 



Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!



2. Lebih keras diatas



Normalnya sebuah planet akan keras di dalam dan makin lama makin lembut diatas, seperti bumi kita. Tidak demikian hal nya dengan bulan. Bagian dalam bulan seperti berongga, sementara bagian atasnya keras sekeras Titanium. Hal inilah yang menyebabkan bulan sangat kuat dan tahan serangan. 



Kawah terbesar di Bulan berdiameter 300KM, dengan kedalaman hanya 6.4KM. Sementara itu, menurut hitungan ilmuwan, jika batuan yang menubruk bulan tadi, menubruk Bumi, maka akan terbentuk lubang paling tidak sedalam 1.200KM.



Bulan yang berongga juga dibuktikan saat kru Apollo yang meninggalkan Bulan, membuang kembali sisa pesawat yang tidak digunakan kembali ke Bulan. 



Hasilnya, sebuah gempa dan gema pada permukaan bulan terjadi selama 15 menit. Penemuan ini diulang kembali oleh kru Apollo 13, yang kali ini jatuh lebih keras, menimbulkan gema selama 3 jam 20 menit. 



Ibaratnya seperti sedang membunyikan lonceng yang kemudian berdentang, hanya saja karena tidak ada udara, maka suara dentang lonceng yang dihasilkan tidak bisa didengar oleh manusia. Sementara itu, penemuan ini dipertanyakan oleh Carl Sagan, bahwa satelit alamiah tidak mungkin berongga di dalamnya. 



3. Bebatuan Bulan 



Asal usul batuan dan debu bulan sendiri tidak jelas, karena perbedaan komposisi pembentuk bulan yang berbeda sekali dengan komposisi batuannya.



Batu yang pernah diambil team apollo seberat 380 kg lebih, menunjukkan adanya bahan unik dan langka seperti Titanium murni, kromium, itrium, dan lain lain. Logam ini sangat keras, tahan panas, anti oksidasi. Jenis logam ini tidak terdapat secara alamiah di alam, dan jelas tidak mungkin terbentuk secara alamiah. 



Para ilmuwan juga mengalami kesulitan menembus sisi luar bulan sewaktu mereka mengebor bagian terluar bulan. Setelah di teliti, bagian yang dibor tadi adalah sebuah mineral dengan kandungan titanium, uranium 236 dan neptunium 237. 



Bahan-bahan super keras anti karat, yang juga tidak mungkin terbentuk secara alamiah, karena digunakan di bumi untuk membuat pesawat stealth. Kemungkinan besar, ini logam hasil kerja manusia. 



Batuan bulan juga entah bagaimana sangat magnetik. Padahal tidak ada medan magnet di Bulan itu sendiri. Berbeda dengan bumi yang banyak sekali mengandung medan magnet. 



4. Air menguap 



Pada 7 Maret 1971, instrumen bulan yang dipasang oleh astronot merekam adanya air melewati permukaan bulan. Uap air tadi bertahan hingga 14 jam dan menutupi permukaan seluas 100 mil persegi. 



5. Ukuran Bulan = Matahari 



Bulan bisa menutupi matahari dalam gerhana bulan total, tapi ukurannya tidak sama. Yang menarik, jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari persis 395 kali diameter bulan. 



Pada saat gerhana matahari total, ukuran bumi dan bulan persis sama, sehingga matahari bisa tertutup bulan secara sempurna. Hitungan ini terlalu cermat dan akurat jika hanya merupakan kebetulan astronomi semata. 



6. Orbit yang aneh 



Orbit bulan merupakan satu-satunya yang benar-benar hampir bulat sempurna dari semua sistem tata surya kita. Berat utama bulan terletak lebih dekat 6000 kaki ketimbang pusat geometrisnya, yang harusnya justru mengakibatkan orbit lengkung. 



Sesuatu yang tidak diketahui telah membuat bulan stabil pada porosnya. Suatu teori yang belum diyakini benar adanya juga mengatakan bahwa wajah bulan yang selalu sama di setiap harinya karena adanya suatu hal yang menyebabkan itu. Yang pada intinya, tetap suatu kebetulan astronomi. 



7. Asal usul bulan 



Teori bahwa bulan tadinya adalah sebagian dari bumi yang mental keluar bumi karena tumbukan hebat di masa lalu hampir saja disetujui oleh semua orang, setelah sebelumnya mereka mengira bahwa bulan terbentuk dari debu-debu angkasa yang mampat menjadi satelit bumi. 



Belakangan ini teori menyebutkan bahwa jika bagian sebesar bulan terambil dari bumi, maka bumi tidak akan bisa bulat seperti sekarang. Dan jika bulan tidak berongga, maka tidak mungkin bulan bisa menjadi satelit bumi, karena terlalu berat dan bulan akan menghantam bumi. 



Teori-teori asal usul bulan kembali dipertanyakan, dan teori paling gila sepanjang sejarah mulai muncul, bahwa bulan diciptakan dengan sengaja oleh manusia terdahulu sebagai alat bantu dalam navigasi dan juga astronomi! 



8. Bulan adalah kapal luar angkasa 



Kesempurnaan bulan yang nyaris sempurna, dan berbagai anomali yang ada di bulan, plus ditambah banyaknya benda-benda terbang tak dikenal di bulan membuat banyak pihak mengatakan bahwa kemungkinan besar bulan adalah sebuah pesawat luar angkasa super besar yang diciptakan oleh mahluk cerdas pendahulu kita. 



Dan bulan belum ditinggalkan oleh penghuninya! Semua kru Apollo dan astronot astronot lain atau peneliti bulan, semuanya telah melihat cahaya-cahaya dan benda-benda terbang tak dikenal yang lalu lalang diantara bulan, muncul dan hilang begitu saja, bahkan selalu menyertai setiap kedatangan dan kepergian para team astronot yang mengunjungi bulan.





NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit Dari Barat

Written By. Admin on 15 November 2012 | 18.25.00



Kebenaran ajaran Islam terus-menerus dibuktikan oleh penemuan demi penemuan ilmu pengetahuan. 1.400 tahun yang lalu, Rasulullah SAW sudah menyatakan dalam haditsnya bahwa kelak matahari akan terbit dari Barat sebagai bukti keagungan Allah SWT dan ciri-ciri kiamat sudah semakin dekat: ““Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu.” (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibn Majah).

Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ini sesuai dan dibenarkan oleh peneliti NASA dalam artikelnya dibawah. Dari Ibn ‘Abbas, “Maka Ubai bin Ka’ab berkata: “Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu?” Rasulullah menjawab: “Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, apabila kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat.” (Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu’issyamsi Min Maghribiha).

NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit dari Barat

 NASA Membenarkan Matahari Akan Terbit dari Barat


DALAM HAL INI  DIBENARKAN ILMUWAN FISIKA DAN MASUK ISLAM

Ilmuwan Fisika Ukraina Masuk Islam Karena Membuktikan Kebenaran Al-qur’an Bahwa Putaran Poros Bumi Bisa Berbalik Arah

Demitri Bolykov, sorang ahli fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah, mengatakan bahwa pintu masuk ke Islamannya adalah fisika. Sungguh suatu yang sangat ilmiah, bagaimanakah fisika bisa mendorang Demitri Bolyakov masuk Islam? Demitri mengatakan bahwa ia tergabung dalam sebuah penelitian ilmiah yang dipimpin oleh Prof. Nicolai Kosinikov, salah seorang pakar dalam bidang fisika.


Mereka sedang dalam penelitian terhadap sebuah sempel yang diuji di laboratorium untuk mempelajari sebuah teori moderen yang menjelaskan tentang perputaran bumi dan porosnya. Mereka berhasil menetapkan teori tersebut. Akan tetapi Dimetri mengetahui bahwasanya diriwayatkan dalam sebuah hadis dari nabi saw yang diketahui umat Islam, bahkan termasuk inti akidah mereka yang menguatkan keharusan teori tersebut ada, sesuai dengan hasil yang dicapainya. Demitri merasa yakin bahwa pengetahuan seperti ini, yang umurnya lebih dari 1.400 tahun yang lalu sebagai sumber satu-satunya yang mungkin hanyalah pencipta alam semesta ini.

Teori yang dikemukan oleh Prof. Kosinov merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menfsirakan fenomena perputaran bumi pada porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sempel berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan , ditempatkan pada badan bermagnit yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Ketika arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut maka menimbulkan gaya magnet dan bola yang dipenuhi papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya fenomena ini dinamakan “Gerak Integral Elektro Magno-Dinamika”. Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.


Pada tingkat realita di alam ini, daya matahari merupakan “kekuatan penggerak” yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya. Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya insensitas daya matahari. Atas dasar ini pula posisi dan arah kutub utara bergantung. Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan tidak lebih dari 10 km dalam setahun, akan tetapi pada tahun-tahun terakhir ini kecepatan tersebut bertambah hingga 40 km dalam setahun. 

Bahkan pada tahun 2001 kutub magnet bumi bergeser dari tempatnya hingga mencapai jarak 200 km dalam sekali gerak. Ini berarti bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Artinya bahwa “gerak” perputaran bumi akan mengarah pada arah yang berlawanan. Ketika itu matahari akan terbit (keluar) dari Barat !!!

Ilmu pengetahuan dan informasi seperti ini tidak didapati Demitri dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil riset dan percobaan serta penelitian. Ketika ia menelaah kitab-kitab samawi lintas agama, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk kepada informasi tersebut selain dari Islam. Ia mendapati informasi tersebut dari sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huarirah, bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ”Siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari Barat, maka Allah akan menerima Taubatnya.” (dari kitab Islam wa Qishshah). 



Tempat-Tempat Terdingin Di Dunia

Written By. Admin on 11 November 2012 | 16.31.00

1. International Fall, Minnesota




International Fall di Minnesota, USA dikenal sebagai titik yang paling dingin di antara 48 negara bagiannya Amerika. Kota berpenduduk sekitar 7.000 orang ini mempunyai suhu rata-rata 36,4 °F (2 °C). Suhu rata-rata selama bulan Desember, Januari, dan Februari di bawah nol. Pada Festival local yang dinamai “Icebox Festival” mengadakan kompetisi seperti lomba snowmobile, memahat salju, main bowling dengan kalkun yang beku, dan kejuaraan “Freeze Yer Gizzard Blizzard Run. ” atau lomba lari di salju ada yang 5K ada juga yang 10k. Kota lain, Fraser di Colorado juga mengklaim julukan kotanya sebagai“Icebox of the Nation” atau bahasa kitanya “kulkasnya Negara”. Kedua kota memperjuangkannya di pengadilan, dan keputusan terakhir dengan nomor registrasi nomor 3375139 yang dikeluarkan oleh The United States Patent and Trademark Office, International Fall berhak atas julukan ini. Sebagai tambahan suhu terendah yang pernah dicatat adalah -40°F atau -40°C



2. Umiat, Alaska


Umiat, Alaska adalah tempat yang paling dingin di Amerika Serikat, dengan suhu rata-rata 10.1°F atau sekitar-12°C .Suhu di Umiat bisa mencapai sekitar 70°F (sekitar 21°C) pada musim panas, dan tau senidirlah kalo di musim dingin. Penduduknya sekitar 5 orang (mungkin hanya terdiri dari peneliti yang bekerja di situ) dengan tak ada penduduk yang permanen. Kitabisa mengikuti kondisi cuaca di sini melalui Umiat Air Field online.



3. Snag



Snag adalah suatu tempat di mana suhu yang paling rendah yang pernah dicatat di Amerika Utara. Pada 3 Februari, 1947, peramal cuaca menambah strip lagi dengan menandai di termometer, karena air raksa di bawah strip angka meteran yang paling rendah. Ketika termometer ditandai kembalai ditemukan bahwa suhunya terbaca -81.4°F (-63°C). Di suhu suhu serendah itu, suara orang bisa didengar sejauh empat mil. Uap nafas membeku di udara selama sampai 15 menit, membuatnya mudah untuk menemukan kemana seseorang sudah pergi.



4. Northice Station



Tempat yang paling dingin di belahan bumi barat adalah Greenland, walaupun bagian ini menurut sejarah merupakan daerah yang termasuk Eropa. Northice Research Station yang berlokasi di tengah Greenland Ice Sheet mencatat suhu -87 °F (-66 °C) pada tanggal 9 Januari, 1954.



5. Yakutsk




Yakutsk, ibukota daerah Yakutia di Siberia yang mempunyai penduduk sebanyak 200.000 orang mengklaim dirinya untuk menjadi kota yang paling dingin di atas bumi. Pada Januari, suhu sehari-hari rata-rata sekitar -58°F (-50°C). Penduduk sering membiarkan mobil mereka hidup seharian untuk menjamin mereka bisa pergi ke rumah, takut beku kali bahan bakarnya ya. Juga diperingatkan untuk tidak memakai kacamata di luar ruangan, mungkin kacamata itu akan menempel di wajah kita dan menggoyakkan sebagian kulit kita bila dilepaskan.



6. Verkhoyansk



Verkhoyansk, di daerah Yakutia, Siberia, terletak dalam Lingkaran Arktik, naik mobil delapan hari dari Yakutsk. Tetapi anda hanya bisa tiba di sana pada waktu musim dingin, kalau danaunya membeku, karena tidak ada jalan lain! 1.300 orang tinggal di Verkhoyansk, bagian yang paling besar di antaranya, memakai rusa kutub untuk manarik kenderaan mereka dan hidup sebagai pemburu binatang berbulu. Daerah ini mempunyai sumber alam berlimpah, termasuk emas, tetapi terlalu dingin untuk mengembangkan pertambangan di sini. Gambar di atas diambil di “Pole of Cold” di Verkhoyansk. Dengan gading mammoth yang dijadikan tugu. Suhu yang sudah dicatat di Verkhoyansk Weather Station menunjukkan rekor minus 72 derajat Celsius, dan suhu rata-rata selama Januari ialah minus 49 derajat Celsius. Sayangnya, kota dekat di samping nama Oimyakon juga mencoba mendapat hak julukan sebagai “Cold Pole”, dengan dasar rekor yang tak resmi minus 78 derajat Celsius.

Daerah ini juga mempunyai julukan sebagai “Stalin’s Death Ring” atau cincin maut Stalin.



7. Oymyakon




Oymyakon, desa yang lain yang terletak di daerah Yakutia, Rusia juga mengklaim menjadi tempat yang paling dingin di belahan bumi utara,. Di bahasa Sakha (suku di Rusia), Oymyakon berarti “air yang tidak membeku”, karena adanya sumber air panas di tengah-tengah permafrost (tanah yg terdapat di daerah beku, yang tidak selalu tertutup salju, CMIIW deh). Pada 26 Januari, 1926, suhu di Oymayakon dicatat -96,2 °F (-71,2 °C). Ada bantahan dengan bilangan ini karena ada ukuran yang didapat melalui acuan yang lebih baik daripada ukuran termometer langsung. Seperi Snag di Kanada, Oymyakon terdapat pada cekungan di antara gunung-gunung, yang menjebak udara dingin. Suhu pada musim dingin sering lebih rendah daripada -50°F (46°C) atau sekitar -76°F(60°).




8. Vostok Station



Di belahan bumi selatan, tak ada lagi argumen tentang tempat yang paling dingin. Suhu yang paling dingin yang pernah dicatat di atas tanah dicatat di Vostok Station, pos penelitian Rusia di Antartika pedalaman. Pada 21 Juli, 1983, termometer mencatat suhu-128,6 °F (-89,2 °C). Menambah kesan bahwa orang-orang Rusia adalah orang-orang yang tahan dingin.




  KesehatanMore »  

  Serba SerbiMore »  

  Komputer More »  

Sains

More on this category »

  Fashion More »  

 
© Copyright Indo Poster 2012 | Published by Borneo Templates | Support Creating Website | Powered by Blogger.com.